KEPULAUAN SELAYAR, – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar resmi diperpanjang. Keputusan tersebut diambil setelah masih terdapat korban yang belum berhasil ditemukan hingga berakhirnya masa operasi SAR tahap pertama.
Perpanjangan operasi dilakukan sesuai prosedur Basarnas dengan mempertimbangkan masih adanya peluang menemukan korban serta hasil evaluasi yang dilakukan bersama unsur SAR gabungan.
Selama masa perpanjangan operasi, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, Syahbandar, nelayan, dan berbagai unsur potensi SAR lainnya akan terus melakukan penyisiran di sejumlah sektor pencarian. Area operasi juga disesuaikan dengan perkembangan analisis pergerakan arus laut, angin, serta informasi terbaru yang diterima di lapangan.
Koordinator operasi menyampaikan bahwa seluruh personel tetap berkomitmen memberikan upaya maksimal dalam menemukan korban yang masih dinyatakan hilang. Masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian, juga diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun benda yang diduga berkaitan dengan kecelakaan laut tersebut.
Basarnas mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan dan doa agar proses pencarian dapat membuahkan hasil. Informasi perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat melalui kanal resmi.
Tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa sebelumnya memicu operasi pencarian besar yang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan. Sejumlah korban telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia, sementara upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan. (Sc: selayarkini)











