WNI Korban Perdagangan Manusia di Myanmar Berharap Segera Diselamatkan

bukaberita.id – Sejumlah warga negara Indonesia yang menjadi korban sindikat penipuan online di Myanmar belum kunjung dapat dievakuasi. Beberapa di antara mereka diancam dibunuh apabila keluarga di Indonesia tidak membayar tebusan untuk kepulangan mereka.

Pihak keluarga di Indonesia mengaku sudah melaporkan kasus ini kepada Kementerian Luar Negeri. Namun, dalam pengakuan pihak keluarga, pihak Kemlu mengatakan “tolong ulur waktu, bilang kita enggak ada uang buat bayar. Ulur waktu sampai pihak KBRI Yangoon bisa mengevakuasi”.

Meski demikian, sampai saat ini pihak keluarga masih menunggu kabar dari Kemlu dan sanak saudara mereka yang masih disekap.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Nugraha, Judha Nugraha, pada Senin (25/03) kepada BBC News Indonesia mengatakan pihaknya bersama KBRI Yangon dan KBRI Bangkok saat ini sedang menangani kasus lima WNI yang terjerat bisnis penipuan online di wilayah Hpa Lu, Myanmar.

Nonton Selengkapnya:

https://youtu.be/3bw1_CuK8o4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *