Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali langsung merespons gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB.

Gempa dengan kedalaman 15 kilometer tersebut memicu peringatan dini tsunami dari BMKG untuk sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam pemutakhiran BMKG, Selayar masuk dalam kategori Siaga potensi tsunami.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Natsir Ali langsung melakukan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan perkembangan situasi terus dipantau dan langkah-langkah kewaspadaan dilakukan, khususnya di wilayah kepulauan.

Bupati juga meminta jajaran aparat di kecamatan dan desa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh unsur terkait untuk bersama-sama memantau situasi dan kondisi di wilayah masing-masing serta menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetapi jangan lengah. Khusus masyarakat di wilayah kepulauan seperti Pasilambena dan Pasimarannu, agar tetap memperhatikan kondisi sekitar, mencari titik aman apabila diperlukan, dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari pemerintah dan BMKG,” imbau Bupati.

Selain keselamatan masyarakat, Bupati juga meminta aparat di wilayah untuk mengantisipasi kondisi rumah-rumah warga yang kemungkinan ditinggalkan sementara untuk menuju lokasi yang lebih aman. Pengamanan lingkungan dan rumah warga perlu menjadi perhatian agar situasi tetap kondusif.

Bupati meminta warga mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Utamakan keselamatan. Jangan panik, tetap waspada dan ikuti arahan petugas apabila ada perkembangan situasi. Kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing,” tegasnya.

BMKG mencatat gempa utama terjadi pada koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT dengan kedalaman 15 kilometer. Dalam peringatan yang dirilis pukul 05.09 WIB, Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat berstatus Siaga.

“Kita berdoa semoga semuanya tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Yang paling penting, masyarakat tetap tenang dan waspada,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Forkopimda terus memantau perkembangan situasi dan memastikan koordinasi di lapangan berjalan, khususnya di wilayah kepulauan. Masyarakat diimbau tetap tenang, saling mengingatkan, menjaga lingkungan, serta mengikuti setiap pemutakhiran informasi resmi dari BMKG dan pemerintah.
(HUMAS-IC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *