Atasi Antrean Logistik, Bupati Selayar Setujui KMP Balibo Kembali Beroperasi Terbatas

KEPULAUAN SELAYAR – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali akan mengoperasikan KMP Balibo secara terbatas untuk melayani angkutan logistik di lintasan penyeberangan Pamatata–Bira. Langkah ini dilakukan guna mengurai antrean panjang kendaraan barang yang terjadi sejak kapal tersebut dihentikan operasinya.

Rencana pengoperasian kembali KMP Balibo mengemuka saat General Manager ASDP Selayar bersama Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Selayar menemui Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali untuk membahas kondisi pelayanan penyeberangan di lintasan Pamatata–Bira. Pada Sabtu malam (31/7/2026)

Dalam pertemuan tersebut, General Manager ASDP Selayar menjelaskan bahwa KMP Balibo sebelumnya sempat dihentikan operasinya. Namun, setelah menjalani pemeriksaan langsung untuk mastikan seluruh aspek kesalamatan dan kelayakan kapal (ramp check). kapal tersebut dinyatakan layak untuk kembali dioperasikan sementara.

Sejak KMP Balibo tidak lagi beroperasi, terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Pamatata maupun Pelabuhan Bira. Antrean didominasi truk pengangkut logistik dan bahan kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami keterlambatan akibat terbatasnya kapasitas angkut kapal yang melayani lintasan tersebut.

Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada kelancaran distribusi barang dan ketersediaan kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali menyetujui rencana pengoperasian kembali KMP Balibo dengan ketentuan yang tegas. Kapal hanya diperbolehkan melayani angkutan logistik dan kendaraan barang, serta tidak diizinkan mengangkut penumpang.

Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan solusi sementara untuk memperlancar distribusi logistik sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran hingga proses transisi pengoperasian KMP Awu-Awu selesai.

“Kita menyetujui pengoperasian kembali KMP Balibo dengan syarat hanya melayani angkutan logistik dan tidak mengangkut penumpang. Ini merupakan langkah sementara agar distribusi kebutuhan pokok masyarakat tetap berjalan lancar sambil menunggu KMP Awu-Awu mulai beroperasi,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama ASDP dan UPP Selayar akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan mampu memenuhi kebutuhan distribusi logistik masyarakat. (HUMAS-IC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *