KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Universitas Bosowa resmi menjalin kerja sama strategis melalui audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M., jajaran pimpinan perangkat daerah, Wakil Rektor, Direktur Program Pascasarjana, serta civitas akademika Universitas Bosowa. Sementara itu, Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, mengikuti agenda penandatanganan secara virtual.
Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Bosowa dalam membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus didukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“SDM yang unggul merupakan kunci utama dalam mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati berharap kerja sama yang terjalin tidak berhenti pada tataran seremonial semata, tetapi mampu melahirkan program-program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat kualitas SDM di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kerja sama ini harus menghasilkan langkah-langkah konkret yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dan aparatur pemerintah daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa Universitas Bosowa siap membuka berbagai peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, termasuk dalam pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pendidikan lanjutan serta peningkatan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“ASN dapat melanjutkan pendidikan melalui berbagai program yang kami siapkan. Selain itu, kami juga membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Batara menekankan pentingnya tindak lanjut dari MoU agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi diwujudkan melalui program-program konkret seperti pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan ekonomi, peningkatan produktivitas, hingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga kita bisa berjalan beriringan membangun Kabupaten Kepulauan Selayar yang maju dan berdaya saing,” katanya.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi guna mendorong pembangunan Kepulauan Selayar yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata secara timbal balik antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Universitas Bosowa sebagai simbol penguatan kerja sama serta komitmen kemitraan yang telah terjalin. (IC)










