Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi Mulai 1 April

JAKARTA — Pemerintah mulai memberlakukan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar per 1 April 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah untuk memastikan distribusi BBM subsidi lebih tepat sasaran.

Berdasarkan laporan Tempo, pembelian BBM subsidi untuk kendaraan roda empat dibatasi maksimal 50 liter per hari.

Pembatasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi yang selama ini dinilai masih banyak digunakan oleh kelompok yang tidak berhak. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kuota subsidi agar tidak cepat habis.

Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) dan regulator terkait akan mengawasi pelaksanaan kebijakan ini di lapangan, termasuk melalui sistem digital dan pendataan kendaraan pengguna BBM subsidi.

Langkah pembatasan ini juga sejalan dengan kebijakan penyaluran subsidi energi yang lebih tepat sasaran, dengan prioritas kepada masyarakat yang membutuhkan seperti pelaku usaha kecil, angkutan umum, dan sektor produktif lainnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses energi dengan harga terjangkau.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi keberlanjutan program subsidi energi nasional. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *