Bupati Selayar Serap Aspirasi Warga Pasimasunggu, Fokuskan Program Prioritas Kepulauan

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, melaksanakan tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Pasimasunggu yang berlangsung di Aula Kantor Camat di Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kecamatan memaparkan kondisi wilayah beserta sejumlah tantangan yang dihadapi, sekaligus menyampaikan usulan prioritas pembangunan.

Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa hingga kabupaten dalam menyalurkan aspirasi masyarakat. Ia juga menyampaikan sejumlah program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor pertanian yang telah mulai terakomodasi dalam anggaran tahun 2026.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Natsir Ali memaparkan berbagai program strategis yang tengah dan akan dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya di Jampea. Di antaranya pembangunan puluhan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air dan pertanian, serta program bedah rumah yang ditargetkan menyentuh masyarakat kurang mampu di setiap desa.

Bupati menegaskan bahwa seluruh program bantuan harus disalurkan secara objektif dan tanpa diskriminasi. “Semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan selama memenuhi kriteria,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pengadaan alat dan mesin pertanian melalui pembentukan brigade kelompok tani, serta mendorong penguatan sektor ekonomi melalui program Kampung Nelayan, pembangunan gudang Bulog, hingga pengembangan koperasi desa.

Dalam sesi dialog, masyarakat turut menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk persoalan sektor perikanan. Bupati menekankan pentingnya kebersamaan masyarakat dalam menjaga potensi sumber daya laut, terutama menghadapi aktivitas nelayan dari luar daerah.

Kegiatan tatap muka ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat di wilayah kepulauan. (IC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *