KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali bersama Komandan Kodim (Dandim) 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, ST., mengikuti pertemuan bersama Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, yang berlangsung di ruang rapat Makodim 1415/Selayar, Jalan Kelapa Benteng, Senin (6/4/2026).
Pertemuan secara zoom meeting tersebut digelar dalam rangka persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Batangmata Sapo Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar, pada 22 April mendatang.
Selain Bupati dan Dandim, kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD, Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran kepada Komando Atas (Kotas) terkait rencana kesiapan pelaksanaan TMMD Kodam XIV/Hasanuddin ke-128 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 1415/Selayar, sekaligus menjadi bahan masukan guna memperoleh persetujuan terhadap rencana pelaksanaan (Renlak) TMMD tersebut.
Dalam pemaparannya secara daring, Dandim 1415/Selayar menjelaskan berbagai kesiapan pelaksanaan TMMD, mulai dari alasan pemilihan lokasi atau desa sasaran, dukungan anggaran, program kegiatan, hingga tujuan yang ingin dicapai.
“Anggaran TMMD bersumber dari APBD Kabupaten yang bersinergi dengan anggaran dari Mabes TNI,” jelas Dandim.
Ia juga menegaskan bahwa TNI sebagai bagian dari komponen bangsa yang berlandaskan Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 memiliki tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satunya membantu tugas pemerintah daerah.
“TMMD merupakan program kerja sama lintas sektoral antara TNI dengan kementerian/lembaga pemerintah, non kementerian, pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya. Salah satu tugas Kodim 1415/Selayar adalah membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah tertinggal melalui kegiatan TMMD,” ujarnya.
Adapun rencana kegiatan TMMD ke-128 di Kepulauan Selayar meliputi perintisan jalan tani, perintisan dan pembuatan badan jalan, rehabilitasi masjid, pembuatan sumur bor, serta berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan. Penyuluhan tersebut mencakup wawasan kebangsaan, hukum, pertanian, hingga penanganan stunting.
Pelaksanaan TMMD ini juga akan melibatkan berbagai stakeholder, di antaranya Kejaksaan, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), Pramuka, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD ke-128 di daerahnya.
“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung pelaksanaan TMMD ini karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah akan terus kami perkuat demi kemajuan Kepulauan Selayar,” ungkapnya.
Dengan adanya koordinasi dan pemaparan kesiapan ini, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan di wilayah Kepulauan Selayar. (**)











