Kesepakatan Tarif RI–AS Dinilai Berisiko bagi Ekonomi Nasional

Jakarta — Kesepakatan tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat menuai perhatian pengamat ekonomi karena dinilai berpotensi membawa risiko bagi industri dalam negeri.

Meski perjanjian tersebut membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi produk Indonesia, sejumlah pihak menilai komitmen pembukaan pasar domestik dan peningkatan impor dapat menekan daya saing sektor nasional jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

Pemerintah tetap optimistis kerja sama ini akan memperkuat hubungan perdagangan kedua negara. Namun para ekonom mengingatkan pentingnya strategi perlindungan industri, penguatan produksi nasional, serta peningkatan daya saing ekspor agar manfaat kesepakatan dapat dirasakan secara optimal. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *