bukaberita.id, KEPULAUAN SELAYAR — Panitia penyelenggara Festival Da’i Sulselbar 2026 resmi mengumumkan 10 peserta yang berhasil melaju ke putaran final. Dari daftar tersebut, dua peserta asal Kabupaten Kepulauan Selayar berhasil mengamankan tempat di babak final.
Festival yang mengusung tema “Melahirkan Da’i Cerdas dalam Menebar Hikmah dan Merawat Perdamaian” ini menjadi ajang bagi para dai berbakat dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk menunjukkan kemampuan dakwah serta menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada masyarakat.
Adapun 10 finalis yang akan tampil pada putaran final, yakni:
1. Ashabul Ghazali Edwin (Kota Makassar)
2. Aqilah Yumna Ar Rizal (Kabupaten Bulukumba)
3. Misbayana Marsya (Kabupaten Maros)
4. Muh. Dzaky Akbar Hamsyah (Kabupaten Gowa)
5. Qabila Shidqia Zahraisyah (Kabupaten Bulukumba)
6. Ratu Aisyah (Kabupaten Soppeng)
7. Salim Al-Makassari (Kota Makassar)
8. Salsabila (Kabupaten Kepulauan Selayar)
9. Thahirah Nurul Fadhilah (Kota Makassar)
10. Uswatun Hasanah (Kabupaten Kepulauan Selayar)
Putaran final Festival Da’i Sulselbar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–26 November 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar.
Pada 25 November 2026, kompetisi akan memasuki babak 10 besar. Selanjutnya, pada 26 November 2026, para peserta terbaik akan bersaing dalam babak 5 besar untuk menentukan pemenang.
Sebelum pelaksanaan lomba, panitia juga menjadwalkan technical meeting pada Minggu, 25 Oktober 2026, untuk membahas petunjuk teknis dan berbagai hal terkait pelaksanaan kegiatan.
Dalam putaran final ini, setiap peserta diwajibkan menyiapkan dua materi ceramah. Untuk babak 10 besar, peserta akan menyampaikan ceramah bertema “Ukhuwah Islamiah”, sedangkan pada babak 5 besar atau final, tema yang diangkat adalah “Akhlak terhadap Lingkungan”.
Kedua tema tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk menyampaikan pesan dakwah yang tidak hanya memperkuat persaudaraan umat Islam, tetapi juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan.
Keikutsertaan dua peserta asal Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi salah satu hal yang menarik dalam kompetisi ini. Keduanya diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik dan membawa nama daerah dalam ajang Festival Da’i Sulselbar 2026.
Melalui kegiatan ini, Festival Da’i Sulselbar diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan generasi pendakwah yang cerdas, berakhlak, serta mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang membawa kedamaian dan kemaslahatan bagi masyarakat. (M)











