Daerah Headline Indeks Nusantara

Viral Video Bugil Pelajar SMP di Tasikmalaya, Pelaku Penyebar Pacar Korban

Ilustrasi/Net

TASIKMALAYA, BUKABERITA – Warga Tasikmalaya kembali heboh setelah sebuah video berisi rangkaian foto bugil seorang pelajar perempuan SMP beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan. Diduga, video tersebut disebarkan oleh kekasihnya sendiri.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengaku bahwa pihaknya memang sudah menerima laporan dari orang tua korban terkait beredarnya slide video adegan tidak senonoh anaknya di media social.

“Berbekal bukti itu, kami melakukan pendampingan terhadap orang tua dan juga orbannya untuk melakukan pelaporan resmi kepada pihak kepolisian resor Tasikmalaya Kota. Diduga, slide video itu disebarkan di media sosial oleh pacarnya yang sudah dewasa,” ujarnya, Kamis (3/5/2021).

Ato menjelaskan bahwa korban dengan terduga pelaku, diketahui memiliki hubungan sebagai pacar. Hubungan tersebut diketahui sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Antara korban dengan terduga pelaku pun masih satu kampung.

Dugaan awal, diungkapkan Ato, terduga pelaku menyebarkan video tersebut karena ada kesalahpahaman di antara mereka berdua sehingga kemudian disebarluaskan di media sosial dan status aplikasi perpesanan.

“Slide itu direkam oleh terduga saat mereka berkomunikasi melalui panggilan video,” ungkapnya.

Korban, menurut Ato, tidak mengetahui kalau panggilan video tersebut direkam oleh pacarnya itu. Saat hubungan mereka tidak harmonis, video tersebut pun disebarkannya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku penyebar video tersebut bahkan sempat mengancam akan menganiaya korban dalam percakapan di aplikasi perpesanan.

“KPAID akan berupaya melakukan pendampingan hukum terhadap korban. Saat ini kondisi psikisnya cukup tertekan, apalagi teman-teman sekolah korban juga tahu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Septiawan Adi Prihartono mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari orang tua bersama korban yang didampingi oleh KPAID Tasikmalaya.

“Kami sudah mendapatkan laporan dari orang tua dan korban tapi sekarang masih berupaya melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi berkaitan dengan video tersebut,” katanya. [*]

sumber: merdeka.com

baca juga :

Diresmikan, Indahnya Jembatan Sawunggaling Saat Malam

Bangkitkan Wisata Mojokerto, DPP Joman Kunjungi Situs Mojopahit

Unusa Siap Selenggarakan Konferensi Bertaraf Internasional