Daerah Headline Internasional

UNESA dan Jajaran Pemprov Tanam 2.000 Pohon di Mojokerto

UNESA dan Jajaran Pemprov Tanam 2.000 Pohon di Mojokerto/Ist

MOJOKERTO, Bukaberita – Universitas Negeri Surabaya launching Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bertajuk Sambung Rasa Menjaga Hutan untuk Rakyat Sejahtera di Pendopo Objek Wisata Air Panas Cangar pada Kamis, 25 November 2021.

Acara tersebut dihadiri pimpinan dan mahasiswa UNESA, jajaran Pemprov Jawa Timur, UPT Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo, dan Wali Kota Batu menanam ribuan bibit pohon di tujuh desa penyanggah utama Tahura.

Ada beberapa jenis pohon yang ditanam, mulai dari pohon eukaliptus, balsa, pohon sirsak hingga nangka. Tempat penanaman terbagi ke dalam beberapa lokasi.

Sebanyak 600 bibit pohon yang ditanam di Blok Genitri, Kecamatan Pacet. Kemudian 1.400 bibit disebar di tujuh desa. Masing-masing desa dapat jatah 200 bibit pohon.

Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., menyatakan bahwa penanaman pohon tersebut merupakan upaya UNESA baik pimpinan, dosen maupun mahasiswanya dalam melestarikan lingkungan di sekitar Mojokerto.

Menurutnya, itu merupakan langkah dalam menyelesaikan persoalan lingkungan hidup di Indonesia.

Dia menambahkan, bencana alam seperti longsor dan banjir salah satu faktornya disebabkan lingkungan hutan yang tidak diperhatikan dengan baik atau dieksploitasi untuk kebutuhan tertentu.

Ia menegaskan, satu sisi, bibit pohon harus terus ditanam seiring berkembangnya industri di sisi lainnya.

“Reboisasi harus dilakukan, pohon dan lingkungan hutan baik kota maupun kawasan lindung harus dipertahankan,” ujarnya.

Semakin banyak pohon, semakin bagus pula kualitas udaranya dan dapat mengokohkan struktur tanah.

“Isu lingkungan hidup, tidak hanya jadi perhatian kita, tetapi juga perhatian dunia,” tukasnya.

Dia melanjutkan, penanaman bibit pohon tersebut merupakan bagian dari program mahasiswa KKN-T di Mojokerto yang terdiri dari 14 kelompok.

Mereka tersebar di tujuh desa yang berbeda. Program tersebut mendukung program pemerintah Provinsi Jawa Timur, Gotong Royong Tanduri Gunung.

Dalam mensukseskan agenda tersebut UNESA bekerja sama dengan Pemprov Jatim dan Tahura setempat.

Adapun program kerja sama mahasiswa KKN-T UNESA meliputi, pemberdayaan ekonomi masyarakat di antaranya mendorong tumbuh dan majunya industri rumah tangga, pemasaran digital produk olahan, mitigasi bencana dan trauma healing, kebersihan desa, perlindungan ekosistem lewat program sapu bersih.

Sementara program mahasiswa KKN-T secara keseluruhan di Mojokerto yaitu ada proyek desa, mulai dari terlibat dalam aspek kelestarian lingkungan dan ekosistem, mitigasi bencana, composting, biogas, taman toga, kampung wisata kuliner, kampung air, desa ramah anak hingga desa stunting dan desa literasi.

Selain itu, juga ada banyak program lainnya yang dikemas dalam beberapa tema; kemanusiaan, kewiraushaan, asistensi mengajar dan proyek independen.

Selain di Mojokerto, KKN-T UNESA Tahun ini, juga terpusat di Surabaya . Salah satu programnya yaitu bekerja sama dengan Pemkot dalam mewujudkan Kampung Pendidikan Arek Suroboyo.

“Dengan KKN Model MBKM ini, kami berharap mahasiswa terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan di desa-desa, baik di sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi hingga kesehatan,” tutur Rektor.[Risa]

 

 

BERITA TERKAIT