Headline Hukum Peristiwa

Tragis, Disekap Dalam Kost Wanita Asal Makassar di Eks Lokalisasi

SURABAYA, Bukaberita – Seorang perempuan muda ditemukan disekap di kos-kosan kawasan Jalan Dupak Bangun Sari, kota Surabaya, Sabtu  (27/11). Bahkan, perempuan ini mengaku dianiaya yang diduga dilakukan oleh pria pasangannya.

Untuk diketahui, Dupak Bangun Sari dulunya menjadi salah satu lokalisasi prostitusi di Surabaya. Namun lokalisasi ini sudah ditutup di era Wali Kota Tri Rismaharini.

“Tak hanya aniaya, seorang  laki -laki tega menyekap pasangannya di dalam kamar kos. (27/11),  Jalan Dupak Bangun Sari,” demikian informasi yang dibagikan melalui akun resmi Command Center Pemkot Surabaya, @call112surabaya yang dikutip bukaberita.id,  Sabtu (27/11)

Akun resmi Pemkot Surabaya ini juga mengunggah video singkat korban penyekapan dan kos-kosan yang diduga sebagai tempat penyekapan dan penganiayaan.

“Pagi tadi Command Center 112 menerima laporan warga yang meminta tolong adanya wanita yang disekap di dalam sebuah kamar kosan.

Wanita tersebut tinggal berdua dengan pasangannya (bukan suami istri),” terang admin Command Center 112.

Dijelaskan, perempuan tersebut berniat pulang ke kampung halamanny di Makassar. Tapi dihalang-halangi oleh pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

“Wanita tersebut dihalangi pasangannya dan berlanjut penganiayaan dan penyekapan di dalam kos,” sebutnya.

Petugas Kepolisian dan tim gabungan langsung menangkap pelaku dan menolong korban,”lanjut keterangan Command Center 112.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami shock dan luka gores di bagian dagunya.

Sementara di dalam video tersebut, perempuan yang menjadi korban penyekapan ini mengaku ia mau diajak pria pasangannya itu karena tidak punya uang untuk pulang kampung.

“Aku disuruh ikut, aku gak punya uang. Habis itu aku diajak,” katanya. Pria itu, lanjutnya, menjanjikan akan memberi uang jika korban bersedia ikut.

“Ikut aku sini, nanti aku kasih uang. Terus diajak ke sini,” kata perempuan ini menirukan pria yang mengajaknya.

“Ayo rek tetap hati – hati dan waspada dimanapun anda berada, hubungi 112 apabila menemui kejadian darurat,” pesan admin Command Center. (AWhy)

BERITA TERKAIT