Headline Kesehatan Opini

Sebelum Membeli Masker, ada Tiga Hal Harus Diperhatikan

Ilustrasi penggunaan masker
Ilustrasi penggunaan masker

SURABAYA, Bukaberita – Masyarakat diharap untuk berhati-hati dalam hal memilih masker, guna pencegahan gelombang ketiga, dalam hal ini pemakaian masker di masa pandemi covid-19 merupakan bagian dari protokol kesehatan (Prokes) untuk pencegahan dan pengendalian sekaligus membatasi penyebaran Covid-19.

Pemerintah dalam hal ini telah menetapkan penggunaan masker berlaku untuk semua level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Terlebih, penggunaan masker termasuk salah satu dari 3M langkah pencegahan Covid-19 selain mencuci tangan dan menjaga jarak.

Fungsi dan kegunaan utama masker itu adalah menghalangi cairan (droplet) atau partikel udara keluar dari pemakainya saat berbicara, batuk atau bersin. Masker juga membantu menghalangi droplet orang lain menempel di wajah dan mencari jalan masuk ke dalam tubuh.

Saat ini banyak sekali jenis masker yang beredar dan tersedia di pasaran, baik yang dijual melalui offline maupun online dengan fungsi dan kegunaannya masing-masing. Karenanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli masker.

Meltblown Surgical Facemask melalui siaran pers, Rabu (3/11) mencatat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli masker.

3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Masker

Pertama, perhatikan jenis bahannya. Pemilihan bahan merupakan langkah pertama yang penting, karena kemampuan masker dalam menyaring partikel tergantung dari jenis bahannya.

Pilihlah bahan yang tidak elastis. Karena masker yang elastis, saat dipakai dapat tertarik di wajah sehingga ukuran pori-pori masker meningkat dan kemampuannya dalam menyaring partikel menjadi berkurang.

Kedua, perhatikan jumlah lapisannya. Jumlah lapisan minimum untuk masker adalah 3 lapis. Lapisan paling dalam terbuat dari bahan yang dapat menyerap air.

Lapisan terluar terbuat dari bahan yang tahan air sehingga dapat membatasi kontaminasi dari luar yang menembus ke dalam hidung dan mulut pemakai. Lapisan tengah adalah lapisan tahan air yang dapat meningkatkan penyaringan atau menahan droplet.

Ketiga, perhatikan bentuk masker. Pilih bentuk masker yang menutup rapat pada wajah dan tidak mudah bergeser misalnya saat berbicara.

Jika masker yang dipakai tidak menutup rapat wajah, udara dari dalam/luar akan menembus bagian pinggir masker secara langsung, sehingga partikel/virus dapat terhirup dengan mudah.

Meltblown Surgical Facemask memenuhi semua kriteria itu dan sudah mendapatkan izin dari Kemenkes. Meltblown Surgical Facemask ini bahkan memiliki 4 lapisan atau 4 ply, namun tetap nyaman dan mudah bernafas saat dipakai. Bahannya juga non-woven atau tidak mudah menyerap air.

Ilustrasi penggunaan masker
Ilustrasi penggunaan masker

Distributor Meltblown Surgical Facemask, Mohamad Yusuf Abdiah, mengatakan yang paling menarik dari Meltblown Surgical Facemask ini adalah masker ini memiliki fitur antivirus Viroguard, yaitu bahan antimikroba tahan lama yang terbukti efektif untuk membunuh virus. “Antivirus ini diklaim bisa membunuh virus corona dalam dalam hitungan detik,” katanya.

Selain fitur antivirus, Meltblown Surgical Facemask juga memiliki aromaterapi dengan menggunakan teknologi HeiQ Fresh yang bisa menyerap bau pada masker. “Untuk aromatiknya kami menggunakan eucalyptus dengan cara disemprot dengan menggunakan fragrance. Jadi, masker kita dijamin tidak akan bau mulut dan kalau dipakai hidung menjadi terasa plong atau tidak pengab,” ujar Yusuf.

Model tali Meltblown Surgical Facemask juga berbeda dengan yang lain. Jenis masker ini menggunakan model earloop pipih berbahan elastis sehingga kuat dan tidak mudah putus. Kawat hidungnya juga dapat disesuaikan dan nyaman digunakan untuk waktu yang lama.(Wan.S/Red)

 

 

BERITA TERKAIT