Ekonomi Headline Peristiwa

Ribuan Buruh Datangi Grahadi, Sampaikan Empat Tuntutan

SURABAYA, Bukaberita – Gelombang demonstrasi para buruh tolak upah murah kembali terjadi. Ribuan buruh atau pekerja dari Surabaya Raya mendatangi Kantor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (29/11).

Para buruh yang berunjuk rasa ini tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja (GASPER). Massa aksi mendesak bertemu Gubernur Khofifah agar menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan upah minimum (UM) Tahun 2022 tanpa berlandaskan PP Nomor 36 Tahun 2021.

Massa demo buruh yang didominasi dari daerah Ring-1 Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Pasuruan) bergerak dari daerah masing-masing untuk bertemu di titik kumpul utama di Bundaran Waru atau di depan Mall City of Tomorrow (CITO), Jalan Frontage A. Yani Surabaya sekitar pukul 12.00 WIB.

Dari pantauan awak media bukaberita.id saat di jalan Ahmad yani  rombongan buruh dikawal pihak kepolisian bergerak bersama menuju Gedung Negara Grahadi.

Khusus massa aksi dari Sidoarjo mului jam 09.00 WIB akan mengawal jalannya rapat Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinisi Jawa Timur, Surabaya.

Juru bicara GASPER Jatim, Jazuli menjelaskan, ada empat tuntutan dari para pekerja. Pertama, hentikan politik upah murah untuk menarik investasi tetapi buruh dieksploitasi.

Selanjutnya, kembalikan usulan atau rekomendasi UMK tahun 2022 ke Bupati/Walikota agar dilakukan pembahasan ulang di tingkat Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota tanpa menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, kecuali rekomendasi Bupati/Walikota yang telah merekomendasikan kenaikan upah di luar ketentuan PP Nomor 36 Tahun 2021 dan telah merekomendasikan besaran UMSK tahun 2022.

Kemudian, menuntut agar menetapkan dan memberlakukan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di Jawa Timur tahun 2022.

Terakhir, menutut revisi Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/783/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Timur tahun 2022 dan lalukan pembahasan ulang UMK 2022 tanpa menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021. Lakukan pembahasan ulang dengan mengacu kepada UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Hari ini (29/11) Serikat Pekerja/Serikat Buruh se Jawa Timur yang tergabung ke dalam aliansi Gerakan Serikat Pekerja) GASPER Jawa Timur kembali melakukan aksi demonstrasi. Aksi demonstrasi ini akan di pusatkan di Gedung Negara Grahadi dengan estimasi massa sebanyak 25 ribu orang,” ujar Jazuli.

Hingga saat ini, para buruh menunggu Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk keluar dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, agar bisa berkomunikasi dengan para pekerja. Mereka mengancam akan menetap di depan Grahadi, jika Khofifah tak keluar dan menemui mereka. (AWhy)

BERITA TERKAIT