Headline Indeks Wisata

Pesona Gunung Patuha

Gunung Patuha/Net

BANDUNG, Bukaberita – Bandung Raya dikelilingi dengan gunung dan perbukitan yang menawan. Salah satunya di sisi selatan Kota Lautan Api ini. Terdapat objek wisata yang sering dikunjungi karena pesonanya. Gunung Patuha, sebuah gunung strato fulkanik yang tergolong aktif. Pada puncak Gunung Patuha terdapat landmark populer. Kawah Putih membentang indah. Kawah ini terbentuk dari letusan Gunung Patuha masa lampau.

Gunung Patuha tepat berada di Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dibanding Gunung Patuha, nama Kawah Putih lebih familiar. Namun kawah putih sebenarnya berasal dari Gunung Patuha. Panorama pemandangan Kawah Putih jadi lebih bervariasi jika dinikmati dari ketinggian. Dari kejauhan, air kawah tidak terlihat putih. Hijau tosca lebih tepat disematkan pada warna kawah saat berada di Puncak Gunung Patuha.

Panorama Gunung Patuha semakin lengkap dengan kesejukannya. Puncak Patuha memiliki ketinggian 2.434 mdpl. Sangat sejuk sehingga mampu membuat betah wisatawan menjelajahi pesonanya. Bagaikan bertingkat, di bawah Gunung Patuha terdapat Kawah Putih. Tepat di bawah Kawah Putih terdapat sebuah danau mini. Areal danau ini biasa digunakan untuk kegiatan camping ground.

Gunung Patuha berasal dari kebisaan warga setempat menyebutnya gunung sepuh. Sepuh dalam bahasa Indonesia bermakna Pak Tua, hingga kebiasaan menyebutnya Patuha. Tercatat, Gunung Patuha pernah meletus dua kali dalam sejarah. Letusan terakhirnya terjadi pada abad 13 melahirkan Kawah Putih yang bisa dinikmati hingga saat ini.

Mendaki Gunung Patuha menjadi kepuasan sendiri. Tak banyak orang yang tertarik dengan pendakian Gunung Patuha. Membuat gunung ini asri dan terjaga karena jarang dijamah manusia.

Dari lokasi parkir kendaraan, kamu harus mulai melangkahkan kaki. Ada tiga jalur pendakian Gunung Patuha. Jalur Panceuling, Cipanten, dan Kawah Putih. Jalur aman untuk pendaki pemula ialah sisi kiri dari kawah Putih. Meskipun aman, bau belerang harus kamu waspadai. Jalur ini tak begitu terjal dan tergolong mudah. Setelah 10 menit berjalan kamu akan menjumpai hamparan kebun teh Patuahwatte.

Sejauh mata memandang, hamparan hijau kebun teh cukup memanjakan mata. Seolah memberikan sambutan hangat memulai perjalanan mendaki gunung. Tak lama kemudian, kamu akan menemui sebuah danau mini. Para pendaki biasa bermalam di sekitar danau ini. Menikmati malam di bawah kawah putih dan dinginnya Gunung Patuha.

Perjalanan selanjutnya kamu akan melewati medan hutan nan lebat. Jalan setapak berbatu diteduhi rimbunnya pohon kanan kiri jalur. Hutan di Gunung Patuha merupakan hutan hujan tropis. Udara lembab tentu menambah dinginnya jalur trekking Gunung Patuha.

Panorama dan kesejukannya mengalihkan letih selama perjalanan. Tak terasa 3 jam perjalanan kamu akan sampai pada bukit kecil. Ketinggiannya 2.300 mdpl. Tak perlu berlama-lama segera lanjutkan perjalananmu. Selang 15 menit, kamu telah tiba di puncak tertinggi Gunung Patuha.
Dari ketinggian 2.434 mdpl panorama Kawah Putih semakin menawan. Kamu juga akan melihat gugusan pegunungan. Sejauh mata memandang puncak gunung dan bukit dibalut kilauan langit senja. Jika kamu ingin berlama-lama, setidaknya segera dirikan tenda dan beristirahat di dalamnya. Langit malam yang cerah memungkinkan melihat gugusan bintang malam.

Jika kamu tertarik melihat pesona Gunung Patuha, siapkan peralatan pendakian yang mendukung. Kamu bisa datang menempuh 1.5 jam perjalanaan dari Kota Bandung. Tiket masuknya hanya Rp 18 ribu tiap orang. Pesona alam Gunung Patuha patut kamu jajal untuk mendapatkan sensasi menakjubkan Gunung Patuha. [*]

sumber: merdeka.com

baca juga :

Perangi Covid-19, YR Kobra Jatim dan Pemuda Pancasila Bantu Penyemprotan Disinfektan di 5 Kecamatan di Sidoarjo

8 Pesona Dusun Girpasang

Curi Start Mudik Sudah Terjadi Di Mana-mana