Ekonomi Headline Peristiwa

Para Buruh Memenuhi Depan Gedung Grahadi Surabaya, untuk Menyampaikan Aspirasi Mereka

SURABAYA, Bukaberita – Surabaya (30/11),  rencana unjuk rasa para buruh yang menurut  jadwal pukul 08.00 WIB, mundur hingga pukul 14.00 WIB, dari pantauan awak media bukaberita.id dilapangan masa buruh terpantau bergerak mulai dari bundaran waru, menuju ke Gedung Graha di Surabaya.

Masa buruh mulai terlihat masuk menuju di depan Gedung  Grahadi  Surabaya,  dengan mengendarai mobil komando dari berbagai masing masing serikat kerja dan beberapa wilayah luar  kota Surabaya.

Tampak sekitar kurang lebih 3000 masa buruh memadati halaman luar Gedung Grahadi,  terdengar seruan dari korlap aksi diatas mobil komando,  mereka menginginkan untuk Gubernur  Jawa Timur,  Kofifah untuk bersedia keluar guna  menemui mereka.

Bahkan sempat terdengar umpatan dari para pendemo ditujukan pada Gubernur Jawa Timur,  Kofifah, tuntutan para buruh salah satunya adalah,  agar undang undang omnibuslaw dibatalkan  karena menyengsarakan  rakyat,  khususnya bagi para buruh.

Selanjut mereka para buruh menuntut penetapan UMK yang sesuai,  karena menurut info dari mereka dengan naiknya UMK sebesat kurang lebih Rp 6900,  tidak sesuai dengan harapam mereka para buruh.

Menurut para buruh hal itu dirasa tidak sebanding dengan upah minimum rata rata, untuk  di tingkat Provinsi Jawa Timur, sampai dengan pukul 17.30 WIB, para pendemo masih kekeh didepan  Gedung Grahadi,  hingga akhirnya perwakilan dari buruh diterima untuk masuk ke dalam Gedung  Grahadi , untuk menyampaikan tuntutan mereka dan sembari menunggu rekan rekan mereka yang masuk ke dalam Gedung  Grahadi,  mereka menyempatkan untuk melaksanakan  sholat maghrib bersama,  didepan Gedung  Grahadi.

 Tepat pada pukul 18.30 WIB, setelah beberapa perwakilan para buruh keluar,  para pendemo berangsur angsur meninggalkan Gedung  Grahadi  dengan tertib dalam pengawalan petugas kepolisian. (MDra/ MTro)

BERITA TERKAIT