Headline Politik

Polemik Pemalsuan Tanda tangan Pelapor Ketua DPD PSI Surabaya berujung Damai

SURABAYA, Bukaberita – Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan ketua dan pengurus  DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya akhirnya selesai dengan berujung damai. Dino Wijaya kader PSI yang juga ketua DPC Sambikerep sebagai pelapor  yang telah dipanggil ke Polda Jatim mencabut laporannya terhadap Terlapor Ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng.

Dino Wijaya Erwan Putra, telah mencabut Laporan Polisi No. TBL/B/433.01/VIII/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR,  tertanggal (12/08), di Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Negara Republik Indonesia, Daerah Jawa Timur tersebut.

“Iya memang tujuan awal saya adalah ingin membenahi PSI Surabaya, jadi langkah saya bukan untuk menghancurkan nama Partai PSI, tetapi sebaliknya saya ingin mengembalikan marwah baik PSI dan Saya ingin PSI lebih baik lagi kedepannya”ungkap Dino.

Dino juga menjelaskan mengenai adanya dugaan pemalsuan tandatangan tersebut adalah kesalahan administratif saja yang sudah diperbaiki.

“Kedepannya kami akan bersama sama membangun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya untuk terus hadir dan kerja untuk rakyat”ungkap Dino.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak,yang terlibat dalam rekonsiliasi partai kami tercinta” tutup Dino.

Sementara itu Teguh Cahyadin, selaku ketua DPW Jawa Timur dan mewakili saudara Yusuf Lakaseng, meminta maaf kepada seluruh pengurus dan kader PSI Surabaya, atas kinerjanya selama memimpin DPD Surabaya dan Yusuf lakaseng, sudah tidak lagi menjabat di DPD PSI, surabaya/sudah dicabut SK nya.

“Para pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPD Kota Surabaya, beserta seluruh anggotanya adalah suatu keluarga besar.

Atas konflik internal yang pernah terjadi di Partai telah diselesaikan secara kekeluargaan” pungkasnya. (A.Why))

 

 

BERITA TERKAIT